Mandaong, 23 Maret 2025 – Emosi memuncak di Pelabuhan Mandaong, Kabupaten Halmahera Selatan! Seorang wanita berinisial B, istri Kepala Puskesmas (Kapus) Palamea, melabrak dan menghajar perempuan berinisial iA, yang diduga sebagai selingkuhan suaminya.
Insiden ini terjadi pada Minggu siang sekitar pukul 12. Menurut saksi mata, B langsung menyerang iA begitu mereka tiba di pelabuhan setelah perjalanan dari Desa Palamea ke Labuha dengan perahu motor.
Tanpa ragu, B meluapkan amarahnya dengan pukulan keras kepada iA, yang sebelumnya juga pernah dihajar di Desa Palamea dalam kasus serupa.
"Ini sudah kedua kalinya iA dipukuli oleh istri sah Kapus. Kejadian pertama di Palamea, sekarang terulang lagi di Mandaong. Selingkuhannya ini juga bertugas di Desa Palamea sebagai bidan, statusnya ASN PPPK, dan sebelumnya sempat meninggalkan tugas selama tiga bulan akibat skandal ini," ungkap seorang warga yang enggan disebut namanya.
Warga Geram, Tuntut Kapus Dicopot!
Kasus ini memicu kemarahan publik. Warga menilai tindakan Kapus Palamea mencoreng etika seorang pejabat publik dan mendesak pemerintah segera mengambil tindakan.
"Kami minta Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, segera bertindak tegas! Jangan biarkan pejabat dengan moral buruk tetap menjabat!" seru seorang warga.
Masyarakat juga menuntut Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan untuk mencopot Kapus Palamea serta memindahkan iA agar tidak lagi merusak rumah tangga orang lain.
Kini, kasus ini menjadi sorotan publik, dan tekanan terhadap pihak berwenang semakin besar. Apakah ada tindakan tegas? Publik menunggu jawabannya!
hingga berita ini di tayangkan kepala puskesmas palamea dalam upaya konfirmasi
Tim Mandiolinews
0Komentar