Toin, 30 Maret 2025 – Malam takbiran di Desa Toin, Kecamatan Batang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, yang seharusnya berlangsung penuh kebahagiaan berubah menjadi mencekam akibat aksi perusakan fasilitas umum oleh sekelompok orang tak dikenal.
Warga menduga aksi anarkis ini dipicu oleh provokasi dari mantan kepala desa yang diduga masih menyimpan dendam politik di tahun 2023 kemarin.
Para pelaku merusak sejumlah fasilitas desa, termasuk balai desa dan sarana lainnya, yang menyebabkan kepanikan di tengah masyarakat yang sedang merayakan malam takbiran.
“Kami sangat terkejut dan ketakutan. Seharusnya malam ini menjadi momen bahagia, tetapi malah berubah menjadi kekacauan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kepala Desa Toin, Fahmi Taher, menyayangkan insiden tersebut terjadi pada malam jam 01-00 WIT, mengingat kondisi desa sebelumnya telah membaik dengan adanya upaya silaturahmi antara pemuda dan masyarakat. Warga juga telah bergotong royong menghiasi desa dengan lampu hias dan bendera.
“Kondisi desa sudah semakin baik, masyarakat mulai akur, dan pemuda bersatu dalam kegiatan silaturahmi. Desa pun dihiasi dengan lampu dan bendera. Namun, kejadian ini sangat merugikan kami.
Kami menduga ada pihak yang sengaja menjadi provokator. Besok setelah salat Idulfitri, kami akan melaporkan kejadian ini ke Polsek Bacan,” ujar Fahmi.
Warga berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas dalang di balik aksi perusakan ini serta memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.
Mereka juga meminta agar malam takbiran di tahun-tahun mendatang dapat berlangsung damai tanpa gangguan dari pihak-pihak yang ingin menciptakan kekacauan.
Tim Mandiolinews
0Komentar