Halmahera Selatan
, 27 Maret 2025 – Gerakan Pemuda Marhaenisme (GPM) Halmahera Selatan mengultimatum Bupati agar segera mencopot pejabat yang diduga terlibat dalam skandal perselingkuhan. 


GPM menilai, pembiaran terhadap pejabat bermasalah hanya akan menghancurkan citra pemerintahan dan merusak kepercayaan publik.


Ketua GPM Halmahera Selatan Bung Harmain menegaskan bahwa skandal ini bukan sekadar masalah pribadi, melainkan menyangkut integritas dan etika pejabat publik.


"Seorang pemimpin harus menjadi teladan. Jika pejabat amoral dibiarkan, pemerintahan akan kehilangan wibawa dan kepercayaan masyarakat," tegasnya.


GPM mengancam akan menggelar aksi besar-besaran jika Bupati tidak segera bertindak. Mereka juga berencana menempuh jalur hukum dan melaporkan kasus ini ke instansi berwenang.


Kini, publik menanti keputusan Bupati: apakah akan bertindak tegas demi pemerintahan yang bersih atau justru membiarkan pejabat bermasalah tetap berkuasa?

Tim Mandiolinews