Wayakuba, Halmahera Selatan
— Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (4/4) pagi menyebabkan banjir merendam puluhan rumah di Desa Wayakuba, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.


 Hingga malam hari, air belum juga surut, mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total.

Warga terdampak mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan untuk segera turun tangan.


“Kami butuh perhatian segera. Air belum juga surut sejak pagi dan rumah-rumah warga terendam. Kami minta pemerintah daerah cepat bertindak,” ujar salah satu warga yang terdampak.


Pemerintah Desa Wayakuba melalui Sekretaris Desa, Usman Salamat, juga angkat bicara. Ia menyoroti persoalan utama yang menjadi penyebab banjir berulang, yakni sistem aliran air yang tidak memadai. 


Ia meminta agar pemerintah kabupaten maupun provinsi segera mengambil langkah konkret untuk mencegah bencana serupa terulang kembali.


“Banjir ini bukan kali pertama terjadi. Jalur air yang tidak tertata menyebabkan air meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga setiap kali hujan deras turun.


 Kami meminta pemerintah segera membangun bronjong penahan agar aliran air bisa dikendalikan,” tegas Usman Salamat.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah mengenai penanganan banjir di Desa Wayakuba. Sementara itu, warga berharap adanya respons cepat agar situasi tidak semakin memburuk.

Tim Mandiolinews